• PHP PEAR

    PHP Extension and Application Repository, atau PEAR, adalah suatu repositori kode sumber program PHP. Proyek PEAR dirintis pada tahun 1999 oleh Stig Bakken untuk menyediakan suatu pustaka perangkat lunak terstruktur, memelihara sistem distribusi kode dan mengelola paket kode, serta mempromosikan gaya pembuatan kode standar. Setiap paket PEAR merupakan suatu proyek independen di bawah naungan PEAR yang masing-masing memiliki tim pengembang, pengontrol versi, serta dokumentasinya sendiri.

    Walaupun merupakan suatu proyek yang digerakkan oleh komunitas, proyek ini memiliki PEAR Group yang bertindak sebagai badan pengelola dan menangani urusan administratif.

    Sumber: Wikipedia

    Apabila Anda mengamati dokumentasi PHP, maka tentunya Anda akan melihat dokumentasi singkat mengenai PEAR.

    Lalu apa sih PEAR itu? PEAR adalah kependekan dari PHP Extension and Application Repository.

    Sejarah PEAR sebenarnya ya meniru CPAN yaitu koleksi class, fungsi dll untuk Perl.

    Fungsi dan “jeroan” PEAR Adalah:

    • library terstruktur dari kode open souce untuk pengguna PHP
    • Style standar untuk penulisan kode dalam PHP
    • PHP Foundation Classes (PFC), koleksi Class yang menjadi bagian dari distribusi PHP yang dijamin kestabilannya
    • PHP Extension Code Library (PECL), fungsi ekstensi dari bahasa C yang menjadi bagian dari PEAR
    • situsweb, mailling list dan komunitas yang mendukung PEAR.

    Anda bisa mendapatkan dokumentasi mengenai PEAR lengkap di http://pear.php.net

    Jadi PEAR merupakan koleksi class, fungsi yang berkualitas, terdokumentasi, dan berfungsi dengan baik yang dapat digunakan oleh programmer-programmer PHP dalam development. Di dalam PEAR terdapat juga PECL : PHP Extension Code Library (PECL)

    Koleksi class PEAR yang paling dikenal adalah PEAR DB yaitu class yang dapat digunakan untuk melakukan koneksi dan pengolahan database.

    Mengapa kita perlu menggunakan PEAR DB? Karena PEAR DB merupakan class abstraksi database sehingga apabila kita melakukan perubahan server database maka kita hanya perlu mengganti connection string/string koneksi yang digunakan.

    Konsep ini serupa dengan ADO, JDBC, maupun ADO.NET yang memungkinkan kita hanya mengubah koneksi string untuk berpindah database server.

    Jadi apabila Anda ingin melakukan development dengan MySQL lalu untuk produksi/server final Anda menggunakan PostgreSQL bukan menjadi masalah lagi.

    Contoh penggunaan PEAR DB yaitu sebagai berikut:

    <?php
    // menginclude file class DB.php yang diperlukan
    require_once("DB.php");
     
    $dsn = array(
    'phptype' => 'mysql',
    'hostspec' => 'localhost',
    'database' => 'test_db',
    'username' => 'root',
    'password' => ''
    );
    $dbh = DB::connect($dsn);
     
    $stmt = "SELECT id, name FROM examples ORDER BY id";
    $result = $dbh->simpleQuery($stmt, DB_FETCHMODE_ASSOC);
    if ($dbh->numRows($result) > 0) {
    $data = (object) $dbh->fetchRow($result, DB_FETCHMODE_ASSOC);
    echo "id => $data->id<br>\n";
    echo "name => $data->name<br>\n";
    }
    ?>

    Nah, materi tentang apa itu DataObject… truz cara nginstall PEAR PHP gimana, dan sebagainya bakal dibahas di postingan berikutnya,,,,
    Coming SOoon…

    This entry was posted on Tuesday, August 11th, 2009 at 13:20 and is filed under PHP, PHP PEAR, Tutorial, _other. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
  • 4 Comments

    Take a look at some of the responses we have had to this article.

    1. Aug 18th

      artikelnya… nambah pengetahuan gw…

      thanks

    2. Aug 19th

      @suhendra: sama2 gan :)

    3. mir
      Jul 19th

      MAS sangat membantu konsep dari pear. tapi ada satu yang kurang ngerti ,

      di script php kitakan harus menginclude kan script DB.php, sedangkan diterminal kita harus menginstall pake pear DB lagi.

      yang pertanyaan saya, apakah kita bisa menggunakan pear dengan tidak menginstall lagi paket pearnya melalui terminal….

      mohon pencerahannya mas ?

    4. Aug 26th

      MAS sangat membantu konsep dari pear. tapi ada satu yang kurang ngerti ,

      di script php kitakan harus menginclude kan script DB.php, sedangkan diterminal kita harus menginstall pake pear DB lagi.

      yang pertanyaan saya, apakah kita bisa menggunakan pear dengan tidak menginstall lagi paket pearnya melalui terminal….

      mohon pencerahannya mas ?

      @mir: Jadi kan pear itu framework bawaan PHP, itu tidak semuanya ada di PHP, harus install dulu.. tetapi ada beberapa paket yang sudah menginclude pearnya.. misal: Xampp 1.7.3.. nah, klo udah versi itu maka kita tidak usah menginstall pear lagi, klo include itu harus pake untuk include scriptnya..

  • Leave a Reply

    Let us know what you thought.

  • Name(required):

    Email(required):

    Website:

    Message:

    Spam Protection by WP-SpamFree