Level: MEDIUM
HMVC singkatan dari Hierarchical-Model-View-Controller, yang artinya pola MVC tetapi berupa Hirarki.
Hampir sama dengan MVC, hanya saja di sini MVC tersebut disimpan di dalam banyak modul, jadi setiap modul terdapat Model, View, dan Controller.
Nah, selain framework lain seperti Kohana, Zend, dan lain-lain, kita juga dapat menerapkan pola seperti ini di dalam Framework Codeigniter, caranya yaitu dengan menggunakan Modular Extensions, yang dapat Anda load di sini
Instalasi
- Download modular extensions CI di sini.
- Di dalamnya, terdapat 3 buah file, yaitu:
MY_Router.phpModules.phpController.php
- Simpan ketiga file itu di dalam folder library di CI Anda, yaitu
/system/application/libraries/ - Buatlah folder
modulesdi dalam/system/application, sehingga terdapat folder baru dengan path:/system/application/modules
Setelah diinstall, berikut adalah cara penggunaan modular extensions.
Cara Menggunakan
Controller disimpan di dalam folder modules/nama_controller. Jadi, buatlah folder baru sebagai nama modul di dalam modules, misalnya bukutamu. Kemudian, buatlah folder baru bernama controllers dan simpan di dalam folder /system/application/modules/bukutamu/.
Buatlah nama controller yang akan Anda buat, misalnya bukutamu.php dan simpan di dalam folder controllers yang ada di dalam folder bukutamu.
/system/application/controllers, tetapi kita menggunakan controllers yg ada di dalam masing-masing modul yang ada di dalam folder modules, untuk kasus ini, controller bernama bukutamu.php disimpan di dalam path: /system/application/modules/bukutamu/controllers/
Begitu juga untuk model dan view, bahkan untuk modul yg berbeda, Anda simpan semua file di dalam masing2 folder dengan nama modul Anda, dan disimpan di dalam folder modules…. sehingga setiap modul mempunyai MVC (Model, View, dan Controller)
Contoh
Untuk contoh, kita bisa ambil studi kasus untuk controller User.
Controller: user.php
<?php class User extends Controller { function __construct() { parent::Controller(); } function index() { $this->load->view('user/user_view'); } // ... //............. Kode program Anda // ... } ?>
Controller user.php disimpan di: /system/application/modules/user/controllers/user.php
Model: user_model.php
<?php class User_model extends Model { function __construct() { parent::Model(); } // ... //............. Kode program Anda // ... } ?>
Model user_model.php disimpan di: /system/application/modules/user/models/user_model.php
View: user_view.php
Ini adalah view untuk user
View user_view.php harus disimpan di: /system/application/modules/user/views/user_view.php
Untuk penamaan file model dan view, tidak harus user_model.php atau user_view.php, itu sesuai dengan style programming Anda, Anda dapat juga menggunakan nama ini misalnya model: m_user.php dengan view: index.php. Itu tergantung style coding Anda
Berikut ini contoh struktur path dengan menggunakan modules:
/system/application/modules/user/controllers/user.php
/system/application/modules/user/models/user_model.php
/system/application/modules/user/views/user_view.php
/system/application/modules/content/controllers/content.php
/system/application/modules/content/models/content_model.php
/system/application/modules/content/views/content_view.php
/system/application/modules/bukutamu/controllers/bukutamu.php
/system/application/modules/bukutamu/models/bukutamu_model.php
/system/application/modules/bukutamu/views/bukutamu_view.php
dst…..
Untuk Model, Anda direkomendasikan menyimpannya di luar modular, kenapa? karena pengalaman saya, 1 model itu bisa dipake beberapa modul, jadi untuk memudahkan pencarian, model mending disimpan di struktur default CI, yaitu
/system/application/models
Jika model berada di luar module, maka strukturnya adalah sperti berikut:
Apa Kelebihan Menggunakan Pola HMVC?
Kelebihan dari HMVC yaitu program menjadi modular, yang artinya programmer dapat mengerjakan masing2 module tanpa mengganggu direktori yang sedang orang lain kerjakan. Kedua, jika misalnya kita ingin menggabungkan hasil kerjaan kita dengan orang lain maka sangat mudah, karena kita tinggal mengkopi modul kita ke direktori modules di komputer master, sehingga dengan cara seperti ini kita tidak kesulitan dalam menangani konflik file yang sedang sama-sama diedit (misalnya mengedit folder controller secara bersamaan). Banyak kasus yang dapat dipermudah dengan menggunakan HMVC…
Salam sukses..
go Developer Indonesia!
- Cheyuz










mantaps kang!
ane juga mulai nyobain dari bawaannya BackEndPro http://www.kaydoo.co.uk/projects/backendpro yang udah modular, tapi folder modulenya disimpen di root. agak bingung pkenya hehehe..
klo yg ini keliatannya lebih simpel.
hatur tengkiw.
@Toni: yoo sama2 Ton…
yup, mnurut sy sih mnding yg ini, jangan yg BackEndPro… yg ini lebih simpel tapi berguna..
all the best for you……this is not only other technical in code, BUT your sharing knowledge about it is more important too…. I like IT…:-)
@mas doni: hehe iya mas. thanks..
Mas…ane newbie mau tanya nie..
Keuntungan yang menonjol dari HMVC apa ??
@fandi: bisa lebih tertstruktur untuk saling berbagi modul antar programmer, jadi setiap programmer bisa mengerjakan masing-masing modul, cukup membuat modulnya dan gabungkan..
kayak komponen di joomla yach……
@yudo: hehe mungkin gan
Thanks gan tutornya…
@pinem: sama2 gan
Thanks buat tutorialnya, gan..mantabzzz!
@joey: sip, sama2 gan
cara manggil di browsernya gimana a’ …..
hierarcy folder sayah ….
root\system\application\modules\user\controllers\user.php
kalau saya panggil di browser
http://localhost/root
keluarnya : Welcome to CodeIgniter! …. default.
Kalo cara kases di browsernya sama aza khan bos?
maklum ane masih newbie neh..
@andy: sama kayak manggil MVC biasa kok
http://localhost/nama_aplikasi/controller/function
@andy: itu belum disetting di route-nya… coba config dulu default_controller di route, ganti dengan controller agan…
@noel: sama aja gan…
Gan, saya sudah setting di default controller tapi masih error 404.
Path controller saya di
system/application/modules/buku/controllers/guestbook.php
setting di routesnya gmna Gan?
sudah saya isi path lengkap tpi masih error 404.
Mohon bantuannya ,thanks
@Fandi: oia btw versi CI nya versi brp?? soalnya kalo versi terbaru (2.0) itu ga bisa..
Trims gan, info nya sangat bermanfaat\
klo untuk CI versi 2 ada ga?
@deddy: ok sip gan… CI 2 blm dibuat gan… soalnya ane masih sibuk skripsi..
Thanks man, sangat membantu saya lg nyari nih, semangat terus post artikel IT nya
Hidup IT Indonesia…